Tanya Kenapa?

Tak ada yang mengira jika tahun ini akan benar-benar diadakan SNMPTN secara nasional, dengan meniadakan beberapa ujian mandiri yang biasanya secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Kebijakan yang cukup membuat pusing beberapa kalangan yang diantaranya adalah guru, orang tua, maupun siswa, termasuk penulis sendiri. Dengan tidak adanya ujian mandiri membuat SNMPTN menjadi harga mati untuk dapat melanjutkan pendidikan kita ke bangku kuliah.

Salah satu tujuan diadakannya SNMPTN sebenarnya adalah untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa sekolah menengah atas yang tersebar luas di Indonesia untuk dapat memasuki jurusan yang dicita-citakan. Dan dengan adanya SNMPTN, diharapkan juga agar calon mahasiswa yang diterima pun lebih bervariasi dalam berbagai tingkat ekonomi. Yang akhirnya diharapkan agar segmen mahasiswa yang diterima tak hanya dikuasai oleh calon mahasiswa yang berkecukupan saja.

Namun, beberapa minggu menjelang pendaftaran SNMPTN, terdengar kabar burung jika salah satu universitas yang terbaik di Indonesia sudah mencantumkan biaya pendaftarannya. Tak tanggung-tanggung. Biaya masuk universitasnya dipukul rata dengan kisaran 50 jutaan. Harga yang sangat fantastis untuk ukuran SNMPTN yang katanya berpihak bagi rakyat. Kebijakan universitas mengenai pengurangan biaya pun hanya dibatasi 25 %, 50 %, dan 75%. hal itulah yang mungkin akan membuat kita bertanya-tanya lagi, sudah tepatkah keputusan untuk menghilangkan ujian-ujian mandiri tersebut jikalau pada akhirnya masuk universitas pun harus dikomersilkan. TANYA KENAPA?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s