Insan Cendekia: Never Ending Story (pre-strory)

Ok, karena Insya Allah saya akan segera lulus dari sekolah saya yang tercinta, MAN Insan Cendekia Serpong, jadi dalam beberapa postingan ke depan akan bercerita mengenai kisah suka duka yang telah saya alami di MAN Insan Cendekia Serpong. Dan sebagai permulaan, maka bagian ini akan menceritakan bagaimana susahnya menembus persaingan ketat menuju sekolah ini.
Yup, semuanya berawal dari cerita sepupu saya tentang sebuah sekolah yang dulunya sih dikenal dengan nama “sekolahnya Habibi”. Katanya sih sekolah itu bagus, sering menang olimpiade, terus gratis lagi karena ada beasiswanya. Begitu mendengar penjelasan dari sepupu saya itu, langsung saja saya tertarik untuk masuk sana. Meskipun jauh dari rumah saya yang di Malang, tapi kan dari rumah kakek dan saudara saya yang ada di Jakarta gak terlalu jauh.
Semuanya terus berjalan mengalir seperti air. Hingga tak terasa saya sudah menginjak kelas 9 Mts. Waktu itu, salah satu teman saya yang namanya Nabil juga tertarik untuk masuk IC. Namun entah kenapa dia mundur di tengah jalan. Awalnya sih saya dan ayah saya mengurus semuanya sendiri. Bukannya tidak ada masalah saat itu. Yang menjadi masalah justru karena saya mengirimkan semua berkas saya tidak bersama-sama dengan siswa-siswa lain di sekolah saya. Justru saya sendiri kaget kalau ternyata ada teman-teman saya yang lain yang juga ikut mendaftar. Dalam hati saya pun berpikir semoga saja tidak ada maslah dalam penyeleksian berkas ini.
Dan kabar baik itu pun datang. Waktu saya sedang menunggui ayah saya yang seudah satu minggu dirawat di rumah sakit, dan tiba-tiba adik saya memberi tahu kalau saya lolos tes seleksi berkas. Dia pun tahunya dari ibunya teman saya yang (ternyata) sudah di IC, yaitu ibunya Muthia. Begitu mendengar saya ternyata lolos, saya pun langsung mengecek ke warnet terdekat. Dan ternyata saya lolos. Saya pun harus mengikuti seleksi tertulis yang dilaksana di Sidoarjo pada tanggal 7 Juni (kalau gak salah sih..)
di sekolah saya ternyata ada 5 orang yang berhasil lolos seleksi berkas. Setelah itu pun kami berlima langsung mulai belajar sedikt-sedikit tentang tes bakat skolastik (makasih buat Bu Ati dan Bu Fony…). Itupun disela-sela latihan untuk wisuda yang lamanya minta ampun. Pokoknya lama banget deh.. belum lagi harus belajar matematika, IPA, bahasa, dan lain-lain. Padahal anak-anak yang lain sih sudah pada santai.
Dan tak terasa hari pelaksanaan tes pun datang juga. Ketika anak-anak yang lain menggunakan seragam sekolahnya masing-masing, saya malah tidak mengenakan seragam sekolah. Saya justru memakai kaos berkerah. Begitu masuk ke tempat tes pun, saya lihat anak-anak yang lain termasuk peserta tes yang lain masih sibuk belajar. Dalam hati sih saya hanya bisa berucap saya akan melakukan yang terbaik. Soal hasil? Itu urusan Allah. Prinsip itulah yang masih terus saya pegang. Karena bagaimanapun juga, rezeki sudah ada yang mengatur. Betul kan?
Seminggu, dua minggu, dan hampir tiga minggu saya menunggu pengumuman itu. Dan tak terasa pula, jika minggu depannya saya pun harus tes untuk masuk SMAN 3 Malang. Namun tak disangka jika Rofi, salah satu teman saya yang lolos seleksi berkas, mengirim sms ke sya. Itu pun masih jam 5 pagi. Isinya kurang lebih seperti ini. ‘Selamat yo dib’. Terus terang saja saya belum mengerti maksudnya apa. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, pasti ini ada hubungannya dengan IC. Saya pun langsung mengecek internet. Dan ternya ta benar saya dinyatakan lulus IC. Sebuah rahmat yang tak disangka-disangka dari Allah pada pagi itu. Saya pun langsung sujud syukur pada saat itu. Impian saya untuk sekolah di sekolah yang berkualitas pun kesampaian juga.
(bersambung…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s