5 cm, in my mind

Pertama kali gue baca novel 5 cm adalah ketika gue kelas 1 di IC. Sebenernya, gue udah ngeliat tuh novel udah lama banget. Awalnya, gue kira itu adalah novel horor. Gara-gara covernya hitam semua dengan hanya judulnya yang warna putih. Judulnya pendek ama misterius lagi. 5 cm. Baru pas gue iseng ngeliat dalemnya, ternyata isinya gak horor sama sekali.

5 cm. buku yang cukup banyak memberikan arti baru buat gue. Utamanya tentang persahabatan, perjuangan meraih mimpi, dan nasionalisme. Ama satu lagi, cinta. Ya, meskipun penulis a.k.a mas Donny D., ngemasnya dalam format novel, tapi maknanya dapet banget. Bagaimana 5 orang sahabat dapat mempertahankan persahabatan dari fase SMA, lalu kuliah, kerja, bahkan sampai nikah. Bagaimana 5 orang sahabat yang mampu memperjuangkan impiannya masing-masing, tanpa mengorbankan persahabatan mereka. Bagaimana 5 orang sahabat mampu menciptakan rasa nasionalisme menurut arti mereka masing-masing. Dan makna-makna lain yang mugkin tidak gue dapat dalam novel lain.

Subjektif? Mungkin. Sedikit lebay? Mungkin. Namun dalam kenyataannya, novel ini telah mampu menyihir banyak masyarakat Indonesia, bukan hanya gue aja. Mau bukti? Sampai hari ini aja, masih banyak temen yang kehabisan tiket buat nonton film ini. bukan cuma di jogja aja lho, di kota-kota lain pun banyak yang kehabisan tiket buat nonton.

Meskipun buat gue, kita gak bisa ngebandingin secara langsung antara novel dan filmnya, tapi gue rasa 5 cm telah menjadi salah satu film yang sangat berkualitas di tengah keroyokan film-film Indonesia yang tidak berkualitas. 5 cm ibarat oase di tengah padang pasir dunia perfilman Indonesia. Semoga banyak lagi novel berkualitas yang mampu difilmkan.

Buat yang belum nonton, buruan nonton deh. Gak rugi pokoknya!!

Nb:
Ada beberapa kutipan baik di dalam novel maupun di filmnya yang sering terngiang-ngiang di telinga gue sampai sekarang. Ya, kira-kira ini sih

Semua cinta harus diungkapkan, hanya orang yang mencintai dirinya saja yang tidak mengungkapkannya ~ Zafran

Yang berani nyela Indonesia, ribut dulu ama gue ~ Ian

Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan setelah itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang lebih sering melihat ke atas, lepisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekeja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang selalu berdoa.

Jangan pernah meremehkan kekuatan seseorang karena Tuhan sekalipun tidak pernah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s