Think First

Gue pernah nonton anime movie yang berjudul Toki wo Kakeru Shoujo {The Girl Who Leapt Through Time}. Jadi, singkatnya itu anime menceritakan bagaimana seorang cewek bisa kembali ke masa lalu dan merubah apa yang terjadi di masa depan. Cewek itu ternyata mendapatkan kemampuan tersebut karena gak sengaja menimpa sebuah alat milik seorang cowok yang ternyata berasal dari masa depan. Alat itulah yang menyebabkan cewek tersebut bisa punya kemampuan tersebut. Ya, kurang lebih kayak begitu sih inti ceritanya. Mau lebih lengkap, tonton aja animenya. Keren kok. Yang bikin sama dengan yang yang bikin anime summer wars.

Nah di anime itu ada satu hal yang paling gue inget. Jadi, ketika tuh cewek kembali ke masa lalu, secara otomatis masa depan akan berubah sesuai dengan apa yang dia lakuin di masa lalu. Karena ceweknya masih berpikir normal, sudah tentu ia akan kembali ke masa lalu untuk merubah masa depan sesuai dengan keinginannya kan. Nah suatu kali ternyata ketika masa depan udah sesuai dengan apa yang dia pingin, eh ternyata ada orang lain yang malah jadi susah. Terus dia diingetin ama tantenya gini, segala yang kita lakukan akan mempunyai implikasi kepada orang lain. Baik itu implikasi positif maupun negative. Kalo di anime itu sih jadinya sejak itu ceweknya menjadi sedikit lebih bijak kalo make kemampuannya itu.

Nah korelasi dengan kehidupan kita saat ini, ternyata emang bener terkadang sesuatu yang kita lakukan akan memiliki dampak bagi orang lain. Berlaku juga sebaliknya, apa yang orang lain lakukan terkadang juga memiliki dampak bagi kita. Kalau misalnya dampak positif oleh kelakukan kita sih gak masalah, justru kita bakal dapet pahala kan. Lah kalo sebaliknya, bisa repot kan. Salah-salah kita malah dapet dosa kan jadinya.

Ribet? Emang begitulah keadaannya. mungkin bener kata pepatah bijak, kalo melakukan sesuatu harus dipikirkan masak-masak. Dan mungkin salah satu cara agar kita bisa berbuat lebih bijak adalah coba berpikir apabila kita berada di posisi “korban” alias yang bakal kena dampaknya. Contohnya nih, misalnya lo dijanjiin bakal jalan-jalan ke luar negeri, terus foto dan jalan bareng gita gutawa, terus bisa nonton MU secara live di old Trafford. Dan lo udah prepare itu semua. Terus, tiba-tiba seseorang yang ngejanjiin itu semua ngebatalin h-3 jam sebelum keberangkatan lo itu. Ya bisa dibayangin kan bagaimana kesel, dongkol, marah, atau apapunlah yang lo rasain ke orang yang batalin itu. Mungkin aja orang yang ngebatalin itu gak nyadar kalo apa yang dijanjiin ke lo itu sesuatu yang berharga dan sesuatu yang langka untuk didapatkan. tapi ya sudah kalo udah begitu mau gimana lagi kan. Show must go on, right

Ya ilustrasi di atas agak lebay sih. Hahaha. Tapi intinya, berpikirlah terlebih dahulu apa yang bakal kita lakuin, karena bisa saja berimplikasi positif untuk kita, namun tidak bagi orang lain. Semoga menjadi renungan buat gue dan buat kita semua

 

3 Comments

      1. beda banget malah, :v yg anime kan penekanannya lebih ke persahabatan remaja gitu, kalau yg live action lebih ke hubungan keluarga, meskipun ada cinta2annya jg~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s