Celoteh tentang Presentasi

Udah hampir 2 minggu lebih kkn beres. Tapi ternyata masih ada euforia yang tertinggal. Kalo dihitung hitung, kayaknya udah lebih dari 3x unit gue kumpul kkn. But sadly, gue gak bisa ikutan satu kali pun. Sedih banget daah

Anyway, sekarang gue lagi coba nulis hal lain. Bosen kan kalo tulisan gue isinya itu mulu. Hahaha. Itung-itung ini adalah pengalihan isu. Biar hati gue gak sendu mulu. Wkwk

Disini siapa sih yang gak tau soal presentasi. Kata itu kayaknya mulai bergeser maknanya dari noun menjadi verb deh akhir akhir ini. Haha. Yap, presentasi sendiri makna aslinya adalah sesuatu yang kita tampilkan. Tapi kalo buat mahasiswa, makna itu bergeser dikit jadi suatu kegiatan menampilkan sesuatu. Gak salah sih, toh juga masih ada kaitannya ama akar katanya (present-presentation).

Buat anak teknik kayak gue, yang biasa berkutat dengan angka dan simbol gak jelas (i.e. Integral, diferensial, dll) ataupun rumus rumus, melakukan presentasi adalah suatu hal yang menyenangkan. Mungkin gak semua orang sepakat dengan hak di atas. At least, buat gue itu adalah hal yang sangat menyenangkan. Kok bisa? Yap, disitulah saat dimana gue harus terlibat dalam suatu perhitungan. Dan yang pasti, itu adalah saat buat show off menunjukkan diri kita dari sisi lain yang berbeda. Haha.

Gue sendiri mengakui kalo gue bukanlah seorang public speaker yang baik. Ngomong gue masih kadang (sering) kecepetan, intonasi gak beraturan, and so many weakness. Tapi ya itu tadi. Ada sebuah sensasi yang berbeda saat kita berada di sebuah panggung presentasi dalam rangka menjelaskan suatu hal. Itu mengapa, terkadang gue sebelum mengakhiri presentasi gue, gue kadang diem bentar, menikmati sensasi kelegaan atau kepuasan setelah presentasi. Yap, sensasi yang sama saat dimana gue bertindak sebagai seorang planner dan plan yang gue buat berjalan sebagaimana yang gue pingin. Sensasi yang mungkin sama saat ketika seorang seorang comic selesai membicarakan bitnya di depan audiens dan audiens lalu bertepuk tangan serempak. Yap itulah rasa yang selalu gue pingin dapatkan setiap gue presentasi. Itulah kenapa gue mencoba selalu berusaha maksimal saat diberikan waktu buat presentasi. Satu hal yang pasti, gue harus memahami secara keseluruhan apa yang bakal gue presentasiin. Kalo gak, yaudah. Wasalam.

Menurut pemikiran sotoy gue selama ini, ada 3 level hasil presentasi. Yang pertama, presentasi kita tidak meyakinkan, dan audiens pun tidak berhasil diyakinkan oleh presentasi kita. Itu bisa dibilang level paling bawah. Hal ini biasa terjadi kalo persiapan kurang. Yang kedua presentasi kita meyakinkan, audiens pun terbawa untuk mengiyakan apa yang kita sampaikan. Ini biasa terjadi, dan memang inilah yang menjadi impian seorang presentator. Dan yang terakhir adalah, presentasi kita meyakinkan, tapi audiens berhasil dibuat untuk mengiyakan apa yang menjadi lawan dari apa yang kita sampaikan. Bingung? Simpelnya gini. Misalnya kita maju dalam sebuah pencalonan. Nah gimana caranya biar kita gak terpilih, namun apa yang kita sampaikan tetap meyakinkan dan gak tersirat sebuah perasaan di audiens kalo kita gak serius dalam pencalonan tersebut. Menurut gue, level inilah yang paling susah. Karena kita dihadapkan pada suatu kondisi dimana diri kita terlihat meyakinkan untuk dipilih, namun harus merubah persepsi orang agar tidak memilih kita. Kalo misalnya gagal, ya bakal jadi yang kedua kan.

Yaa, itulah pemikiran sotoy gue. Hahaha. Yang pasti, presentasi adalah wadah terkecil kita untuk melatih skill public speaking kita. Minimal dari lingkup yang terkecil dulu kan. Ya syukur syukur bisa ke lingkup yang lebih luas. Dan yang pasti, jangan takut untuk mencoba. Karena kalo bukan sekarang, kapan lagi. Cheers!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s